The Furious Bikin Heboh Joe Taslim dan Yayan Reuni

by keyzi | Jun 17, 2026 | Kabar Berita | 0 comments

The Furious Bikin Heboh Joe Taslim dan Yayan Reuni

Film laga internasional The Furious resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 17 Juni 2026. Dibintangi Joe Taslim dan Yayan Ruhian, film arahan Kenji Tanigaki ini langsung mencuri perhatian berkat aksi brutal, tema perdagangan anak internasional, serta pujian dari kritikus dunia hingga sutradara Hollywood James Gunn. Menariknya, film ini juga menjadi ajang reuni Joe Taslim dan Yayan Ruhian setelah sekitar 16 tahun sejak keduanya berkolaborasi dalam film The Raid.

Reuni Joe Taslim dan Yayan Ruhian Setelah 16 Tahun

Keterlibatan Joe Taslim dan Yayan Ruhian menjadi salah satu daya tarik utama The Furious. Keduanya kembali berada dalam satu proyek film setelah terakhir kali bekerja sama dalam The Raid yang mulai diproduksi pada 2010.

Joe Taslim mengaku langsung tertarik ketika mendapat tawaran dari sutradara Kenji Tanigaki. Ia semakin yakin menerima proyek tersebut setelah mengetahui Yayan Ruhian juga ikut bergabung dalam jajaran pemain.

Hal serupa dirasakan Yayan Ruhian. Meski sempat mempertimbangkan jadwal syuting yang bertabrakan dengan pekerjaan lain, ia akhirnya menerima tawaran tersebut setelah mengetahui Joe Taslim ikut terlibat.

Bagi keduanya, bekerja kembali dalam satu proyek menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menghadirkan nuansa nostalgia setelah lebih dari satu dekade berkarier di industri film internasional.

Sinopsis The Furious

Cerita The Furious berpusat pada Wang Wei, seorang pria bisu yang bekerja sebagai tukang reparasi dan memiliki kemampuan bela diri kungfu yang sangat mematikan. Hidupnya berubah ketika putrinya, Rainy, menjadi korban penculikan oleh jaringan perdagangan anak yang beroperasi lintas negara di Asia Tenggara.

Dalam upaya menyelamatkan sang putri, Wang Wei terpaksa menyusuri dunia kriminal yang selama ini tidak pernah ia kenal. Pencariannya mengungkap keberadaan sindikat perdagangan anak internasional yang memiliki jaringan luas dan dilindungi oleh banyak pihak.

Di sisi lain, jurnalis investigasi Matia tengah menyelidiki jaringan perdagangan anak tersebut. Investigasi yang dilakukannya membawanya pada bahaya besar setelah berhadapan langsung dengan para pelaku.

Situasi semakin rumit ketika Matia menghilang secara misterius setelah ditangkap kelompok kriminal yang dipimpin Paklung. Navin, suami Matia yang diperankan Joe Taslim, kemudian berusaha menemukan istrinya sambil membongkar jaringan perdagangan manusia yang menjadi akar berbagai kejahatan tersebut.

Pada akhirnya, jalur pencarian Wang Wei dan Navin bertemu. Keduanya bekerja sama untuk melawan sindikat kriminal yang bertanggung jawab atas penculikan anak-anak dan hilangnya Matia.

Peran Joe Taslim dan Yayan Ruhian

Dalam film ini Joe Taslim memerankan Navin, seorang jurnalis investigasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kasus perdagangan manusia yang sedang ia telusuri.

Baca Juga:  KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri Dibuka, Mahasiswi Unair Gelapkan Dana Rp 97 Juta

Untuk mendalami karakter tersebut, Joe melakukan riset intensif dengan mempelajari berbagai dokumenter dan laporan mengenai perdagangan anak di Asia Tenggara. Ia mengaku proses pendalaman karakter berlangsung sangat serius karena harus mampu menampilkan emosi kehilangan, kemarahan, dan tekad seorang suami yang mencari istrinya.

Sementara itu, Yayan Ruhian memerankan Tak, tangan kanan pemimpin sindikat kriminal bernama Paklung. Karakter Tak digambarkan sebagai sosok kejam dan mematikan yang menggunakan senjata tradisional seperti kukri dan panah dalam menjalankan aksinya.

Peran antagonis yang dimainkan Yayan menjadi salah satu elemen penting yang memperkuat konflik dalam film.

Digarap Maestro Aksi Kenji Tanigaki

Film ini disutradarai oleh Kenji Tanigaki, sosok yang sudah sangat dikenal di dunia film laga Asia. Namanya pernah terlibat dalam berbagai proyek besar seperti Rurouni Kenshin, Ip Man, Flash Point, dan Enter the Fat Dragon.

Naskah film ditulis oleh Mak Tin-shu, Lei Zhilong, Shum Kwan-sin, dan Frank Hui. Selain Joe Taslim dan Yayan Ruhian, film ini juga dibintangi Xie Miao, JeeJa Yanin, Brian Le, Joey Iwanaga, Yang Enyou, serta Sahajak Boonthanakit.

Kombinasi para pemain dari berbagai negara membuat The Furious tampil sebagai film aksi Asia dengan skala internasional.

Dapat Pujian Kritikus dan James Gunn

Sebelum tayang luas, The Furious lebih dulu diputar perdana di Toronto International Film Festival pada September 2025. Setelah itu film tersebut dirilis di Hong Kong pada 12 Juni 2026 sebelum akhirnya menyapa penonton Indonesia.

Film ini mendapat respons sangat positif dari para kritikus. Banyak ulasan memuji koreografi pertarungan yang kreatif, brutal, dan penuh energi. Adegan aksinya bahkan disebut mampu menghadirkan pengalaman menonton tanpa jeda yang memacu adrenalin.

Sutradara sekaligus bos DC Studios, James Gunn, termasuk salah satu tokoh yang memberikan apresiasi tinggi terhadap film tersebut. Setelah menonton bersama sejumlah kru dan pemain film terbarunya, Gunn menyebut Kenji Tanigaki sebagai salah satu sutradara film aksi terbaik saat ini.

Pujian tersebut semakin memperkuat reputasi The Furious yang juga sempat dibandingkan dengan film aksi populer seperti The Raid dan John Wick karena kualitas koreografi pertarungannya.

Tayang Mulai 17 Juni 2026

Dengan tema perdagangan anak internasional, aksi laga berintensitas tinggi, serta reuni Joe Taslim dan Yayan Ruhian, The Furious menjadi salah satu film aksi Asia yang paling banyak dibicarakan tahun ini.

Film berdurasi penuh aksi tersebut resmi tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 17 Juni 2026 dan siap menghadirkan pertarungan spektakuler yang memadukan emosi, misteri, dan aksi tanpa henti.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *